(Analogi) Islamisasi di Sekitar Kita

Kita makan pagi, makan siang, dan makan malam, alhamdulillah. Baik itu makan pakai sendok, maupun dengan jemari tangan, alhamdulillah. Baik makan sendiri, maupun disuapi, alhamdulillah. Makanan masuk ke mulut, lanjut ke kerongkongan, terus ke lambung, alhamdulillah. Tapi bukan soal makanannya yang jadi pokok pembicaraan kali ini. Halal dan thayib, sudah jelas panduan umumnya. Makan dengan tangan kanan, berdoa sebelum makan, menghabiskan makanan agar tidak mubazir, sudah jelas juga tuntunannya. Tapi sekali lagi, bukan itu pokok pembicaraan tulisan kali ini. Kita akan melihat kembali, bagaimana ketika makanan masuk ke dalam tubuh. Nyatalah, tidak semua yang masuk itu diserap. Tidak semua mie instan, gorengan, donat, chiki, tahu bulat (untuk menyebut beberapa contoh makanan yang debatable ke-thayib-annya) yang masuk ke dalam perut akan […]